Blog

Duduk di Kursi Malas/Recliner: Antara Kenyamanan dan Risiko

Kursi malas menawarkan kenyamanan tak tertandingi dan gaya yang elegan untuk setiap ruangan di rumah Anda. Dirancang dengan fokus pada kenyamanan dan dukungan, kursi malas kami hadir dengan berbagai fitur seperti sandaran yang dapat disesuaikan, bantalan lembut, dan bahan berkualitas tinggi. Ideal untuk bersantai setelah hari yang sibuk, menikmati film favorit Anda, atau membaca buku, kursi malas kami menggabungkan fungsionalitas dan estetika untuk menciptakan tempat duduk yang sempurna. Jelajahi koleksi kami dan temukan kursi malas yang sesuai dengan gaya dan kebutuhan Anda.

Duduk di kursi malas atau recliner memang terasa nyaman, bahkan bisa menjadi pilihan untuk bersantai sehari-hari. Namun, tahukah Anda bahwa penggunaan kursi malas setiap hari dapat membahayakan kesehatan?

Kenyamanan dan candu dari kursi malas dianggap setara dengan ‘rokok’

Berdasarkan riset prosiding dokter James A. Levine dari Mayo Foundation for Medical Education and Research, kebiasaan orang berlama di kursi malas memiliki resiko yang dapat mengancam jiwa. Sebab, duduk bermalas-malasan kerap berkaitan dengan penyakit yang berhubungan dengan kardiovaskular, seperti serangan jantung, stroke, hipertensi, obesitas, diabetes, hingga hiperlipidemia. 

Dampak Negatif Kursi Malas 

  • Risiko kesehatan: Riset menunjukkan bahwa kebiasaan duduk lama di kursi malas meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung, stroke, hipertensi, obesitas, diabetes, dan hiperlipidemia.
  • Kelemahan otot: Berdiam lama di kursi malas membuat otot-otot melemah dan tubuh menjadi tidak bersemangat.
  • Penampilan: Orang yang sering duduk di kursi malas terlihat lebih tua dan memiliki kondisi tubuh yang tidak lebih sehat dibandingkan yang sering duduk tegak.
  • Postur tubuh: Duduk dengan postur buruk dalam waktu lama dan konstruksi kursi malas yang menurun dapat membahayakan kesehatan.

Jadi, resiko kesehatan apa saja akibat dari duduk lama?

  1. Pegal-pegal hingga cedera otot: berdiam pada satu posisi yang sama dalam waktu yang lama dapat berdampak pada fleksibilitas otot.
  2. Penyakit internis: dari resiko serangan jantung dan gangguan kardiovaskular, hingga hipertensi, diabetes mellitus, obesitas, gangguan kehamilan, dan lainnya.
  3. Postur tubuh yang menjadi buruk hingga cedera tulang: berawal dari ketidaknyamanan punggung, masalah tulang belakang dan leher, hingga perubahan postur yang kaku secara permanen.

Memilih Kursi yang Tepat

Penting memilih kursi dengan struktur ideal, tidak terlalu empuk, dan memberikan dukungan yang baik pada postur tubuh. Baik kursi tegak maupun kursi malas memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan dan Kekurangan Kursi Tegak dan Kursi Malas

Kursi Tegak

Kelebihan:

Mendukung postur tubuh proporsional dan sehat.

Mengurangi tekanan pada tulang belakang dan leher.


Kekurangan:

Duduk terlalu lama dapat menyebabkan ketidaknyamanan.

Kursi Malas

Kelebihan:

Memberikan kenyamanan ekstra saat ingin rileks.

Kekurangan:

Duduk lama dalam posisi tidak proporsional dapat membahayakan kesehatan.

Solusi: Kursi Postur

Kursi postur (posture chair) kini direkomendasikan untuk berbagai situasi. Salah satunya Curble Posture Chair, dengan desain ergonomis yang dapat digunakan di berbagai permukaan dan tempat, memungkinkan Anda duduk nyaman tanpa takut cedera. Dengan adanya penopang punggung yang kuat menahan tubuhmu, kamu dapat duduk dengan nyaman tanpa pegal untuk waktu yang lama.

Kesimpulan

Pilihlah kursi yang tepat untuk bekerja dan beristirahat. Pertimbangkan kesehatan dan kenyamanan Anda.

Product Curble

Shopping cart